Skip to content

Shalawat Atas Nabi Muhammad SAW

June 4, 2010

اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ

Bershalawat adalah satu perintah yang termaktub dalam ayat Al Qur’an. Orang yang paling banyak bershalwat adalah yang paling dekat dengan Rasul di yawmil akhir. Perintah untuk memperbanyak shalawat wa bil khusus di hari Jum’at adalah masyhur adanya. Hanya sanya shalawat khusus untuk Nabi Muhammad SAW. Tidak ada seorang Nabi pun -hatta Nabiyalloh Musa ‘alayhis salam- yang ummatnya melakukan shalawat dari masa hidupnya terlebih ketika wafat.

Orang yang bershalawat hakikatnya adalah untuk kebaikan dirinya bukan untuk Nabi Muhammad SAW. Sebab kedudukan dan posisi Nabi Muhammad tetap agung dan mulia meskipun orang bakhil melantunkan shalawat. Nabi Muhammad SAW menegaskan bahwa beliau sendiri menjawab setiap shalawat dari ummat, meskipun beliau telah tiada. Sebab Alloh mengharamkan tanah melumat jasad para Nabi. Orang yang menemui syahid di jalan Alloh saja terjaga jasadnya dari cacing tanah, apatah lagi jasad Nabi yang tentu lebih mulia dari jasad para syuhada.

Perbanyaklah membaca dan perbaguslah shalawat kita. Kalau pun belakangan ada sekelompok orang yang membid’ahkan shalawat diluar yang diajarkan dan memvonis pembacanya sebagai pelaku bid’ah dan musyrik, biarkanlah. Doakan semoga Alloh bukakan hati dan difahamkan ilmu yang mereka belum ketahui. Kekerasan mereka lebih karena kejahilan akan ilmu yang amat luas ini.

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: