Skip to content

Keutamaan Membaca Al Qur’an

June 8, 2010

اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ

Al Qur’an adalah kalamulloh yang keasliannya tetap terjaga sampai akhir zaman. Tak ada satu kitab pun saat ini yang terpelihara sebagaimana terpeliharanya Al Qur’an dari penyimpangan. Alloh SWT sendiri yang menjamin ini semua. Salah satu mu’jizat/kelebihan Al Qur’an adalah terjaganya Al Qur’an di dalam rongga dada pra penghapalnya. Ribuan bahkan jutaan orang dalam setiap masa menghapal Al Qur’an seluruhnya. Bandingkan dengan sesuatu yang dianggap kitab suci. Adakah para penghapalnya?

Jangankan membaca dan mengamalkannya, memandang dan menyentuhnya pun sudah termasuk ibadah. Mazhab Syafi’ie mempersyaratkan suci dari hadats kecil untuk dapat/boleh menjamahnya. Meletakkannya serta mebawanya dengan penuh takzim dan penghormatan. Karena memang seperti itulah selayaknya pengangungan Kalamulloh. Imam Ahmad bin Hanbal (pendiri mazhab Hambali) mendapat ujian dan siksaan karena tidak mau menyebut Al Qur’an sebagai makhluk.

Dalam sebuah hadits dikatakan bahwa Al Qur’an kelak akan menjadi pembela (memberi syafaat) bagi mereka yang membacanya. Dalam hadits lain disebutkan bahwa sebaik-baik ummat Nabi Muhammad SAW adalah mereka yang belajar Al Qur’an dan yang mengajarkannya dan beberapa hadits lain yang semisal dengannya. Namun sayang kadang orang lupa dan melupakan Al Qur’an. Interaksi dengannya sangat minim atau bahkan sangat jarang. Al Qur’an hanya diperlukan ala kadarnya. Rutinitas harian jarang disertai dengan alunan/bacaan Al Qur’an. Manusia lebih banyak menghapal puisi/lagu ketimbang Al Qur’an. Lebih sering membaca berita koran daripada Al Qur’an. Suka tidak suka, Al Qur’an benar2 menjadi barang yang disepelekan. Inna qawmi ittakhodzu al Qur’ana mahjuuro (Sesungguhnya kaumku menjadikan Al Qur’an sesuatu yang tidak diacuhkan) adu Nabi kepada Rabbnya.

Sebenarnya adakah kita yang enggan membaca Al Qur’an, atau sejatinya Al Qur’an lah yang enggan disentuh oleh kita?

Cuplikan ceramah yang direkam dari siaran radio streaming RASFM pada hari Selasa tanggal 8 Juni tahun 2010. Semoga bermanfaat

One Comment
  1. Kami merasa terima kasih semoga bermanfaat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: